Cara unduh riwayat transaksi kripto untuk bank dan pajak

Saat bank atau konsultan pajak meminta penjelasan, siapkan file riwayat asli dari exchange (CSV atau PDF) dan cocokkan setiap dana masuk atau keluar dengan mutasi rekening. Screenshot acak tanpa ID order biasanya tidak cukup.

Terakhir diperbarui

4 menit baca

Diperiksa2026-10-20

Ditinjau editor czneo

Daftar isi
  1. 01Kapan Anda akan diminta riwayat transaksi
  2. 02Data yang perlu diunduh
  3. 03Cocokkan dengan mutasi bank atau e-wallet
  4. 04Contoh susunan folder yang mudah diperiksa
  5. 05Menulis ringkasan kronologi
  6. 06Kesalahan yang sering membuat pemeriksaan bolak-balik
  7. 07Kapan perlu bantuan profesional
  8. 08Pertanyaan yang sering diajukan

Jika bank menanyakan dana masuk dari penjualan kripto, atau Anda perlu data untuk lapor SPT, yang dibutuhkan adalah file riwayat asli dari exchange yang diunduh per periode, lalu dicocokkan dengan mutasi rekening atau e-wallet. Screenshot membantu menjelaskan, tetapi pihak yang memeriksa perlu data yang bisa diverifikasi: tanggal, nominal, nama pengirim atau penerima, dan ID order.

Kapan Anda akan diminta riwayat transaksi

  • Klarifikasi bank: bank melihat banyak dana masuk dari pembeli P2P atau transfer ke dan dari exchange, lalu meminta penjelasan sumber dana.
  • Pelaporan pajak: Anda atau konsultan pajak perlu data beli, jual, biaya, dan potongan pajak selama satu tahun. Sejak PMK 50/2025 berlaku 1 Agustus 2025, perlakuan pajaknya bergantung pada tanggal transaksi dan apakah platformnya dalam negeri atau luar negeri, jadi kedua informasi itu perlu tercatat.
  • Pengajuan KPR atau pinjaman: bank atau notaris meminta bukti bahwa dana uang muka berasal dari penjualan aset kripto.
  • Pemeriksaan oleh exchange sendiri: platform menanyakan asal deposit dalam jumlah besar.

Tanyakan dulu periode dan jenis transaksi yang diminta, agar Anda tidak mengirim data yang tidak perlu.

Data yang perlu diunduh

  • Riwayat trading spot (dan produk lain jika dipakai).
  • Deposit dan penarikan aset kripto beserta jaringan, alamat, dan hash transaksi.
  • Deposit dan penarikan rupiah.
  • Order P2P lengkap dengan ID, lawan transaksi, nominal, metode bayar, dan status.
  • Biaya, reward, staking, atau airdrop.
  • Tiket support yang berhubungan, terutama jika ada sengketa.

Unduh dari menu ekspor resmi dalam format CSV atau PDF. Beri nama file yang jelas (platform, jenis data, periode, tanggal unduh). Jangan membuka lalu menyimpan ulang file asli dengan aplikasi lain yang bisa mengubah format tanggal atau angka; buat salinan jika ingin mengolahnya. Perhatikan juga batasan tiap platform. Di Binance, jumlah laporan yang bisa dibuat per bulan dibatasi (kuotanya tertera di antarmuka), periode panjang bisa perlu beberapa laporan, dan tautan unduhan kedaluwarsa setelah 7 hari. Di OKX, riwayat yang tampil di layar hanya 90 hari; data lebih lama diunduh dari Order Center, sedangkan deposit dan penarikan diekspor terpisah dari halamannya sendiri. Jika akun dibatasi dan menu unduh tidak tersedia, minta datanya lewat CS resmi.

Cocokkan dengan mutasi bank atau e-wallet

Untuk setiap transaksi rupiah, hubungkan:

  • Tanggal dan nominal di mutasi.
  • Nama pengirim atau penerima.
  • ID order atau ID deposit di exchange.
  • Berita atau keterangan transfer.

Tandai dengan jelas transaksi yang tidak biasa: pembayaran dari pihak ketiga, nominal berbeda dari order, keterangan aneh, atau pembeli yang mendesak release. Anda boleh menutup transaksi pribadi yang tidak terkait, tetapi jangan mengubah nama, tanggal, nominal, atau nomor referensi transaksi yang diperiksa.

Contoh susunan folder yang mudah diperiksa

Susunan sederhana membuat bank atau konsultan cepat menemukan data:

  • Folder per tahun, lalu subfolder per platform.
  • Di dalamnya, file asli hasil unduhan (jangan diubah) dan satu salinan kerja jika Anda perlu menambah catatan.
  • File mutasi bank atau e-wallet untuk periode yang sama. Sebisa mungkin gunakan e-statement PDF asli dari internet banking; Binance P2P, misalnya, hanya menerima mutasi PDF hasil ekspor digital yang tidak dipotong atau diedit, bukan foto atau hasil scan.
  • Satu file ringkasan yang berisi daftar transaksi yang ditanyakan beserta nomor lampirannya.

Dengan susunan ini, setiap baris di ringkasan bisa langsung ditelusuri ke file aslinya.

Lampirkan ringkasan satu halaman: platform apa saja yang dipakai, periode transaksi, jenis transaksi, dan urutan lampiran. Sebutkan nomor tiket jika pernah ada sengketa. Jangan membuat kesimpulan hukum tentang dana orang lain; jelaskan hanya apa yang ditunjukkan oleh catatan Anda.

Kesalahan yang sering membuat pemeriksaan bolak-balik

  • Mengirim screenshot terpotong tanpa tanggal atau ID order.
  • Mencampur transaksi beberapa tahun tanpa pemisahan periode.
  • Lupa mencatat biaya atau transfer antar akun sendiri, sehingga terlihat seperti dana masuk yang tidak jelas.
  • Hanya menyimpan laporan dari aplikasi pihak ketiga tanpa file asli dari platform.
  • Baru mengunduh data saat akun sudah dibatasi.

Kapan perlu bantuan profesional

Jika bank menyebut pemeriksaan anti pencucian uang, jika ada transaksi beberapa tahun yang belum dilaporkan, atau jika Anda tidak yakin cara menghitung pajak kripto, konsultasikan dengan konsultan pajak atau penasihat hukum. Catatan yang rapi mempercepat proses, tetapi tidak menjamin hasil pemeriksaan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah screenshot cukup sebagai bukti ke bank? Screenshot membantu menjelaskan, tetapi bukti yang lebih kuat adalah file asli dari exchange dan e-statement atau mutasi resmi dari bank.

Bagaimana jika saya sudah tidak bisa login ke exchange? Pulihkan akses lewat proses resmi terlebih dahulu, atau minta salinan data ke CS resmi. Jangan memberikan login kepada jasa pihak ketiga yang menawarkan “tarik data”.

Apakah semua transaksi harus dikirim ke bank? Biasanya cukup transaksi yang ditanyakan. Simpan sisanya untuk berjaga-jaga jika bank meminta tambahan.

Bisakah memakai aplikasi pelacak pajak kripto? Bisa membantu perhitungan, tetapi tetap simpan file asli dari platform karena itulah yang bisa diverifikasi bank atau otoritas.

Sumber dan dasar peninjauan

  1. [1]Binance: How to Generate Transaction History? — Ekspor riwayat transaksi di Binance: rentang tanggal kustom, kuota laporan per bulan, dan tautan unduhan berlaku 7 hari.
  2. [2]OKX: How do I download my account statements? — Di OKX riwayat di layar hanya 90 hari; data lebih lama serta deposit dan penarikan diunduh terpisah.
  3. [3]Binance: How to Export a Bank Statement for Binance P2P Appeal & Lift Suspension? — Syarat mutasi bank yang diterima Binance P2P: PDF asli hasil ekspor, tidak dipotong atau diedit.
  4. [4]DJP (pajak.go.id): PMK 50/2025, Babak Baru Pemajakan Aset Kripto — Ketentuan pajak kripto terbaru (PMK 50/2025) yang membuat periode transaksi dan jenis platform perlu dicatat.

Panduan ini hanya untuk edukasi risiko dan persiapan dokumen, bukan nasihat hukum, pajak, investasi, atau pemulihan akun. Selalu konfirmasi persyaratan melalui kanal resmi.

Ditinjau oleh tim editorial czneo

Panduan ini diperiksa tim editorial czneo dengan pusat bantuan resmi exchange dan sumber publik. Isinya hanya langkah yang bisa Anda verifikasi sendiri; untuk masalah akun, bank, pajak, dan identitas, jawaban kanal resmi selalu diutamakan.